Thursday, July 30, 2015

Semifinalis Cak dan Ning Surabaya 2010

semi4
Bersama para semifinalis
Biasanya dalam suatu pageant atau perlombaan apapun itu, pasti ada istilah menang dan kalah. Salah satu ajang menarik yang pernah saya ikuti yaitu Cak dan Ning Surabaya. Ajang ini merupakan salah satu ajang tersulit yang pernah saya ikuti. Kenapa saya sebut sulit? karena rangkaian tes yang cukup banyak serta pesaing yang sangat kompetitif. Banyak orang beranggapan bahwa ajang pageant hanyalah ajang yang menunjukan kemolekan tubuh semata. Anggapan tersebut sangatlah salah besar, karena berdasarkan pengalaman yang saya ikuti. Ajang pageant memadukan dua kemampuan sekaligus yaitu kemampuan soft skill dan hard skill. Soft skill yang terasah adalah cara berbicara dengan orang, cara mengutarakan pendapat di depan khalayak orang, serta banyak kemampuan lainnya. Hard skill yang terasah yaitu cara menjawab pertanyaan secara cepat dihadapan orang banyak serta berbagai pengetahuan lainnya.
semi2
Bersama para semifinalis
Saya memang bukanlah bagian dari paguyuban Cak dan Ning Surabaya, karena saya hanya mentok sampai semifinalis saja. Namun saya bangga telah ikut ajang Cak dan Ning Surabaya. Karena Cak dan Ning Surabaya telah memberikan saya banyak sekali pengetahuan dan pengalaman. Saya mendapatkan banyak sekali pengalaman terutama bagaimana cara berkomunikasi dengan orang serta bagaimana cara penguasaan panggung yang benar. Selain itu saya juga punya banyak sekali teman yang datang dari anak-anak semifinalis. Kami merasa seperti sebuah keluarga baru diantara anak semifinalis ini. Bahkan sekitar 5 tahun berselang kami masih sering chit-chat via media sosial. Meskipun hanya semifinalis namun kami merasa bangga juga telah menjadi bagian dari Cak dan Ning Surabaya. * Mr Dhani Saputra - 2015*.

Tuesday, June 9, 2015

Pengalaman Eksotik Field Project bersama PBB Indonesia di Kupang, Nusa Tenggara Timur

Sebagai seorang blogger wajib hukumnya untuk menjalin relasi dengan blogger lainnya, baik secara nyata maupun lewat dunia maya. Hubungan baik termasuk dengan cara berbagi informasi apabila ada info kontes blog. Kebetulan pada saat itu saya bertanya kepada seorang blogger yang bernama Desi Namora. Saat itu desi mendapatkan informasi tentang lomba blog yang diselenggarakan oleh PBB Indonesia. Saat itu secepat mungkin saya cari informasi tentang lomba blog tersebut. Tema lomba yang diangkat yaitu peranan pemuda dalam pembangunan yang dikaitkan dengan pilar pembangunan PBB yaitu MDGS. Tidak dinyana-nyana saya lulus lomba blog tersebut bersama satu blogger lainnya yang bernama Dina Marcelina. Saya dihubungi bahwa hadiah dari lomba blog ini berupa field trip ke salah satu dari lima destinasi yang ditawarkan oleh PBB Indonesia. Dari 5 destinasi yang ditawarkan saya memilih Kupang, Nusa tenggara timur. 

Perjalanan di mulai : Berangkat dari Bandara Juanda Surabaya
Perjalanan dimulai pada hari senin tanggal 1 Juni 2015, dimana saya berangkat dari Surabaya. Pihak PBB Indonesia menanggung biaya pesawat dan keperluan sehari-hari selama di kupang.  Saat berada di pesawat nuansa yang berbeda sudah mulai dirasakan. Saat tiba di Kupang, saya segera menghubungi teman saya yang tinggal di Kupang. Ayu almar'atus namanya, dia sekarang ditugaskan untuk kerja di Kupang. Ayu menjemput saya di bandara El tari untuk makan malam kemudian menuju hotel. Selama di Kupang saya menginap di hotel Bib dan lang, hotel ini cukup murah hanya Rp. 250.000,- / malam. Dengan harga segitu sudah dilengkapi fasilitas AC, TV, Sarapan dan kondisi hotel yang masih baru. 

Ayu Almaratus, Teman SMA yang kerja di kupang
Pada hari selasa saya keliling kota kupang, melihat gedung-gedung pemerintahan. Bermain ke pantai yang ada di di kupang. Mencicipi makanan khas dari kota Kupang yaitu Ikan Kuah Asam. Melihat pasar yang ada di kota kupang serta berbagai bentuk keramaian lainnya. Ada banyak hal unik selam di kupang, seperti para penjual sirih yang banyak terdapat di jalanan. Angkot yang selalu memutar lagu kencang dengan stiker yang menyala. Suasana alam yang berbeda dengan suasana yang ada di pulau Jawa. Serta banyak hal menarik lainnya. 

Angkot kupang dengan dentuman musik yang keras
Pada sore hari di pantai dekat dengan hotel yang saya tinggali, terdapat rombongan anak perempuan yang selalu mencari ikan. Pada saat itu saya mencoba untuk mendekati mereka. Saya ikut mencari ikan dan keong dengan mereka. Mereka sangat senang dengan kehadiran saya. Mereka bertanya saya berasal dari kota mana. Saat mereka mau kembali ke rumah, kami berfoto bersama-sama. Kami menemukan banyak ikan serta keong dibalik karang pantai.  Momen paling berkesan saat salah satu anak memberikan saya hewan laut yang ditangkap oleh mereka. Saat hari terakhir saya berpamitan untuk pulang ke Surabaya, mereka sangat sedih saya harus pulang. 

Ikan Kuah Asam 
Wisata kuliner adalah salah satu wisata yang tidak boleh terlewatkan dari setiap traveling kita. Termasuk saat berada di kupang, saya mencoba aneka macam kuliner yang ada di Kupang. Makanan khas di Kupang adalah ikan kuah asam, rasanya sangat segar apalagi bila dimakan siang hari. Selain itu ada aneka olahan ikan yang dijual di jalan Solor. Makanan lainnya yaitu jagung bakar dan pisang keju yang dijual di tepi pantai. Ada juga buah legen yang dijual keliling oleh penjaja makanan. Kebiasan orang dikupang yaitu, memakan sirih setelah makan. Banyak sekali pendatang dari daerah lain seperti dari pulau jawa, sumatra, dll. Sehingga variasi makanan di kupang cukup beragam. 

Anak-anak ini setiap sore mencari ikan di pantai


Hal yang ditunggu-tunggu pastinya saat field trip ke project dari PBB. Kegiatan field trip dilakukan pada hari kamis. Pada saat itu saya mendatangi hotel yang ditingali perwakilan PBB Indonesia dari jakarta yaitu Ibu Intan Ferdinandus. Ibu Intan sengaja datang dari Jakarta untuk menemani saya mengunjungi project dari PBB Indonesia di Kupang. Kemudian kami dijemput oleh pihak ILO ( International labour Organization), yaitu pak irwan dan fifin. Kami menuju daerah pakubaun di kabupaten kupang. Sepanjang perjalanan saya sangat terkesan dengan suguhan pemandangan yang ada. Benar-benar indah pemandangan yang saya saksikan sepanjang perjalanan. 

Perjalanan dari Pakubaun, bersama Vivi, Ibu Intan dan Pak Yunirwan

Saat tiba di lokasi project dari ILO, disana sudah terdapat para warga yang menunggu serta pihak koperasi bina swadaya. Sebelum acara kami melakukan diskusi ringan mengenai project yang ada. Acara pada hari tersebut yaitu diadakan FGD ( Forum Grup Discussion ) antara ketiga pihak yaitu penduduk setempat, ILO dan koperasi bina swadaya. Kegiatan yang dikoordinasi oleh ILO ini bertujuan untuk mencarikan solusi ketenagakerjaan yang ada Kupang. Masalah yang dihadapi oleh penduduk di Pakubaun yaitu mereka hanya menggantungkan kegiatan pertanian sebagai pemenuhan kebutuhan sehari-hari bukan sesuatu yang produktif. Disini pihak ILO berusaha mencarikan solusi dengan melakukan riset mendalam serta menghubungi pihak ketiga. 


Diskusi ringan dari penduduk sekitar, ILO, koperasi bina swadaya

Acara dilakukan di Aula desa pakubaun dengan dihadiri penduduk sekitar. Rangkaian acara terdiri dari pembukaan dari pihak ILO, kepala desa serta pihak koperasi bina swadaya. Kemudian dilakukan diskusi ringan untuk memetakan tanggal-tanggal produktif serta tanggal yang tidak produktif. Selain itu juga memetakan permaslahan lain apa yang terjadi di desa pakubaun. Permasalahan utama yang ada yaitu perubahan iklim, menyebabkan bulan produktif disana semakin berkurang. Tanaman yang bisa ditanam disana juga sangat terbatas sekali. Permasalahan-permasalahan yang muncul semua ini kemudian di dicarikan solusi bersama. Pada saat istirahat dilakukan makan-makan bersama-sama dengan makanan khas dari kupang, antara lain sambalnya yang khas dengan potongan tomat. 


Berfoto di acara FGD yang diselenggarakan oleh ILO

Di akhir acara Ibu Intan Ferdinandus yang merupakan perwakilan PBB Indonesia dari Jakarta, memberika plakat penghargaan atas juara lomba blog. Penghargaan yang diberikan berupa plakat serta sertifikat dari PBB Indonesia. Sebenarnya pengalaman 5 hari di Kupang adalah penghargaan paling tinggi yang saya dapatkan dalam acara ini. Melalui tulisan ini saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Romi dan Ibu Intan Ferdinandus ( PBB Indonesia ) atas kepercayaannnya memilih saya sebagai juara dalan BP Post 2015. Terima kasih kepada Ayu Almar'atus telah menemani selama berada di Kupang. Terima kasih kepada Pak Irwan dan Fifin atas asistensinya selama di Pakubaun. Terima kasih kepada Koperasi bina swadaya. Terima kasih kepada kepala desa Pakubaun. Terima kasih kepada penduduk Pakubaun. Terima kasih kepada adik-adik di pantai Kupang. Terima kasih kepada penduduk di Kupang. * Mr Dhani Saputra - 2015 *
Pemberian plakat penghargaan oleh Ibu Intan 

Wednesday, August 14, 2013

Sudah lewat 1 tahun, Pengalaman Amerika

Sudah lewat 2 kali lebaran dan 2 kali ramadhan sudah lebih dari 1 tahun yang lalu namun karena terlalu berkesan dan terlalu mahal kenangan itu sulit untuk dilepaskan. Ya pengalaman kita berduapuluh menjelajahi negara paman Sam. Banyak suka dan pengalaman yang mungkin tidak bisa diulang lagi. Kebersamaan dan bertemu teman-teman dari berbagai negara. Fasilitas selama perkuliahan, sistem perkuliahan, Teman-teman Indonesia di sana semuanya sangat berkesan. Entah kapan bisa ke sana lagi kalaupun bisa ceritanya sudah berbeda. Kangen kalian selalu.


Sunday, May 5, 2013

Mengunjungi tempat semasa kkn, Kanjar, Sampang, Madura

Setelah hampir 2 tahun yang lalu kkn akhirnya saya sempatkan mengunjungi tempat kkn dulu bersama Tri karyono. Saya menginap di rumah ibu dari rumsiah, rohmah dan mu dekat balai desa dulu kami menginap. Saya datang hari jumat jam 4 sore. Saya pangling dengan wajah-wajah anak di desa kanjar kaena mereka sudah bertambah tinggi. Sangat senang rasanya karena kanjar menjadi salah satu tempat yang saya favoritkan di dunia selan Nganjuk dan Perth. Pada saat sholat magrib dan isyak saya sholat di mushola desa kanjar, anak-anak disana pada ramai membicarakan saya banyak ang bertanya siap ya, oh ya mas dhani. Pada malam hari saya tidak bisa tidur. Keesokan hari pada waktu subuh ketemu dengan izul. Saya menyusuri kota sampang yaitu ke camplong dan ke pasar sampang, di pasar sampang saya membeli oleh-oleh sebagai timbal jasa karena telah memberi tumpangan. Saya mengunjungi waduk bersama ima dan rumsiah. Setelah itu kami ke rumah Ima dan tiba-tiba anak-anak ikut ada fahmi, faiz, ifa, rohmah, dll kami main tebak-tebakan, si kaya dan miskin, dll. Sungguh menyenangkan. Kemudian saya pulang ke Surabaya meskipun hati mash enggan pulang. I left my hearth for kanjar. Insyaallah kalau ada waktu dan kesempatan akan kesana kembali. * Mr Dhani Saputra *



Tuesday, April 23, 2013

Kebun Binatang Surabaya

Setelah berapa tahun lamanya tidak ke kebun binatang Surabaya saya bersama Tri Karyono akhirnya menyempatkan kesana untuk melihat saudara-saudara saya. Hahaha. Menurut saya sangat sayang sekali KBS mempunyai potensi yang sangat luas untuk dikembangkan. Pertama KBS memiliki lahan yang sangat luas selain itu vegetasi yang ada di SBY sangat alami dan menurut saya vegetasi yang sangat natural satu-satunya di Surabaya. Kelemahannya yaitu layoutnya membingungkan tidak ada flowchart yang bagus serta bangunan telah kuno serta ada beberapa shelter yang jumlah binatang terlalu banyak serta variasi binatangnya kurang. Semoga pihak pemerintah mau melihat kembali KBS dan melakukan perombakan yang lebih modern sehingga KBS dapat menjadi tujuan utama masyarakat Surabaya bukan hanya ke Mall-mall. * Mr Dhani saputra *




Saturday, April 20, 2013

Patung Sura Baya

Setelah #sensor# tahun kuliah di Surabaya. hahaha. Akhirnya kesempatan juga foto sama patung Sura Baya yang merupakan ikon dari kota Surabaya. Patung Sura Baya merupakn sebuah cikal bakal nama Sura Baya sendiri yaitu Sura yang meruapakn sejenis ikan Hiu yang bertarung dengan Baaya atau buaya. Patung ini ada dua di Surabaya. Satu di depan kebun binatang Surabaya dan satunya di area monumen kapal selam Surabaya. Saya sih mempimpikan ada patung sejenis lagi di kenjeran dekat Suramadu sehingga seperti di Singapore yang dapat memperlihatkan view city. Semoga Surabaya semakin maju dan berkembang. Amin. * Mr Dhani Saputra *


Saturday, April 13, 2013

Universitas Gajah Mada

Saat ada acara IELSP alumni meeting jogjakarta saya bersama kedua teman saya yaitu Lina PW dan Dyan Agustin mengunjungi UGM. Kesan saya kampus UGM untuk ukuran kampus Indonesia cukup luar biasa. Tempatnya sangat menyenangkan untuk belajar. Gedung-gedungnya meskipun sudah lama namun bersih. Banyak sekali pohon besar nan rindang di kampus UGM ditambah dengan fasilitas seperti tempat duduk dan tenda-tenda yang sangat nyaman. Keunggulannya kamus UGM sangat luas di satu area yang sama sehingga dalam pengembangan kedepan masih sangat memungkinkan. Sepertinya pihak rektor sudah sangat sering ke luar negeri sehingga kampusnya pun sudah dibilang taraf Internasional sekali. Ada beberapa hal yang saya salut seperti sepeda yang bisa dipinjam untuk area kampus, ada area darurat gempa, fasilitas olahraga yang memadai, perpustakaan yang modern. Selain itu banyak sekali dijumpai mahasiswa Internasional di kampus UGM. Sejauh ini saya salut pada UGM yang tidak hanya bagus secara nama namun kualitasnya juga keren.